Desa Pamotan di Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran semakin menunjukkan potensi besar dalam ranah ekonomi kreatif berbasis UMKM dan kearifan lokal. Pengembangan ekonomi kreatif menjadi strategi pemberdayaan yang menambah nilai produk lokal dan memperkuat identitas budaya desa.
Strategi ini pada akhirnya menempatkan masyarakat lokal sebagai aktor utama penggerak ekonomi desa melalui pemanfaatan potensi alam, budaya, dan kreativitas warga.
Kerajinan Tangan Pamotan – Warisan Seni dan Kreativitas Lokal

Selain itu, salah satu potensi ekonomi kreatif Desa Pamotan adalah kerajinan berbahan alam seperti anyaman bambu, pandan, dan ukiran kayu yang dibuat oleh kelompok pengrajin setempat dengan teknik tradisional turun-temurun.
Produk-produk kerajinan Pamotan memiliki nilai estetika tinggi dan mencerminkan kearifan lokal masyarakat desa. Seiring tren produk etnik dan ramah lingkungan, kerajinan tangan lokal berpeluang besar menjadi souvenir dan produk unggulan desa.
Kuliner Lokal – Produk Olahan Hasil Laut dan Menu Khas Desa
Letak geografis Desa Pamotan yang dekat dengan perairan Samudera Hindia memberikan peluang besar bagi UMKM kuliner berbasis hasil laut. Beberapa produk olahan seafood, seperti ikan segar dan makanan khas laut, mulai diperkenalkan ke wisatawan dan pasar lokal.
Pengembangan kuliner lokal ini tidak hanya menjadi sumber pemasukan tambahan bagi warga, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman wisata kuliner desa yang khas. Produk-produk seperti olahan seafood dan camilan berbahan lokal dapat menjadi ikon kuliner desa yang mencerminkan cita rasa wilayah Pamotan.
Kolaborasi UMKM dengan Pariwisata Desa
Strategi pemberdayaan UMKM di Desa Pamotan tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan pengembangan pariwisata desa. Produk kerajinan dan kuliner yang dihasilkan oleh UMKM setempat sering diperkenalkan kepada pengunjung desa wisata sebagai bagian dari pengalaman wisata.
Integrasi ini memberi peluang bagi pelaku UMKM untuk berkembang melalui akses pasar yang lebih luas — terutama wisatawan yang ingin membawa oleh-oleh khas Pamotan sebagai bentuk kenangan setelah berkunjung.
Kearifan Lokal sebagai Pondasi Kreativitas
Sejalan dengan itu, kearifan lokal Desa Pamotan, seperti gotong royong dan pemanfaatan alam yang bijak, menjadi dasar kuat pengembangan ekonomi kreatif yang ramah lingkungan dan budaya.
Dengan pendekatan yang berakar pada lokalitas, ekonomi kreatif di desa ini mampu tumbuh sejalan dengan pelestarian tradisi serta dukungan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Peran Komunitas dalam Menguatkan Ekonomi Kreatif

Peran kelompok masyarakat — mulai dari kelompok pengrajin, ibu-ibu rumah tangga, hingga pemuda desa — sangat menentukan keberhasilan pengembangan UMKM di Desa Pamotan. Banyak produk kreatif dihasilkan melalui kerja sama komunitas, termasuk pelatihan pembuatan produk, pengelolaan pemasaran, hingga penggunaan teknologi sederhana untuk promosi.
Pendekatan ini memastikan bahwa pengembangan ekonomi kreatif berbasis UMKM benar-benar memberi manfaat langsung kepada masyarakat desa secara merata.
Arah Masa Depan: Desa Pamotan sebagai Desa Ekonomi Kreatif
Pada akhirnya, berkembangnya UMKM berbasis kearifan lokal membuka peluang Desa Pamotan menjadi desa percontohan wisata dan ekonomi kreatif.
Ayo Dukung UMKM dan Ekonomi Kreatif Desa Pamotan
Desa Pamotan mengundang kamu untuk lebih mengenal potensi ekonomi kreatif berbasis UMKM dan kearifan lokal yang tumbuh di desa ini. Temukan produk kerajinan, kuliner khas, dan inovasi desa lain dalam satu rumah kreatif yang berakar dari semboyan kehidupan masyarakat.
✨ Temukan inspirasi, dukung pelaku UMKM lokal, dan jadilah bagian dari perkembangan Desa Pamotan sebagai desa kreatif yang mandiri. Kunjungi https://pamotan-pangandaran.desa.id/.