Desa Pamotan Pangandaran

Pembinaan Tingkatkan Daya Saing BUMDes dan UMKM di Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang

peningkatan daya saing Bumdes dan UMKM – Sebanyak 25 peserta mengikuti kegiatan pembinaan bertema “Meningkatkan Daya Saing BUMDes dan UMKM” yang digelar di Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang (1/12/2025). Kegiatan ini menjadi langkah pemerintah dalam memperkuat kapasitas pelaku usaha desa agar mampu bersaing di era digital.

Para peserta berasal dari unsur kader, pelaku UMKM, hingga pengelola BUMDes. Melalui pembinaan ini, mereka mendapatkan pemahaman mengenai strategi pengembangan usaha yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.

Para narasumber menekankan kolaborasi antara BUMDes dan UMKM

peningkatan daya saing Bumdes dan UMKM

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Yulius Sutresna Putra (Kasubag Umum Kecamatan Kalipucang), Tina Maryana, S.P., M.P. (Kabid Koperasi dan UMKM Kopdagin), dan An An Ramadhani (Tenaga Ahli Kopdagin). Ketiganya menekankan pentingnya kolaborasi antara BUMDes, koperasi desa, dan pelaku UMKM.

Menurut narasumber, penguatan daya saing tidak hanya bertumpu pada kualitas produk, tetapi juga pada kemampuan membangun jejaring dan membaca peluang pasar. Para narasumber menilai kolaborasi menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem usaha desa yang lebih kuat.

Digitalisasi Jadi Fondasi Penguatan Tata Kelola

Dalam penyampaiannya, Yulius Sutresna Putra menyoroti pentingnya digitalisasi keuangan dan tata kelola usaha. Pelaku usaha menilai pencatatan digital mampu meningkatkan efisiensi, meminimalkan kesalahan, serta mempermudah akses pembiayaan dari berbagai lembaga.

Digitalisasi juga membuka peluang bagi BUMDes dan UMKM untuk lebih transparan dan profesional. Pelaku usaha mulai menggunakan dan mempelajari aplikasi pembukuan, QRIS, serta sistem manajemen usaha sebagai langkah menuju usaha yang lebih modern.

Pemanfaatan E-Commerce untuk Perluas Akses Pasar

peningkatan daya saing Bumdes dan UMKM

Pemateri membekali peserta dengan materi pemasaran digital dan pemanfaatan e-commerce.. Platform seperti Shopee, Tokopedia, dan Lazada memberikan peluang besar bagi UMKM untuk menjangkau pasar nasional tanpa batas geografis.

Narasumber mengajak pelaku usaha menggunakan foto produk berkualitas, menyusun deskripsi yang tepat, serta melakukan promosi secara konsisten di media sosial agar produk lokal semakin dikenal dan mampu bersaing dengan produk serupa dari daerah lain.

Peningkatan SDM, Legalitas, dan Inovasi untuk UMKM Naik Kelas

Pada sesi selanjutnya, Tina Maryana dan An Ramadhani menyampaikan pentingnya peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan manajemen keuangan, inovasi produk, dan riset pasar.Pihak terkait mendorong UMKM untuk melengkapi legalitas usaha, seperti NIB, PIRT, dan sertifikasi halal, sebagai syarat masuk ke pasar modern.

Dengan legalitas yang memadai, UMKM lebih mudah mengikuti program pemerintah, memperoleh akses pendanaan, dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.

Harapan Terhadap Penguatan Ekonomi Desa

peningkatan daya saing Bumdes dan UMKM

Pembinaan ini bertujuan memperkuat peran BUMDes dan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi desa. Melalui peningkatan kompetensi, pemanfaatan teknologi, dan penguatan jejaring usaha, pelaku UMKM di Kecamatan Kalipucang dapat meningkatkan kelas usaha mereka dan bersaing secara lebih kompetitif.

peningkatan daya saing Bumdes dan UMKM – Untuk berita dan informasi menarik lainnya mengenai keindahan alam Desa Pamotan dan seputar kebudayaan Sunda, kunjungi website resmi kami di:

👉 https://pamotan-pangandaran.desa.id/

1 komentar untuk “Pembinaan Tingkatkan Daya Saing BUMDes dan UMKM di Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang”

  1. Pingback: Tips Liburan Nyaman Bersama Keluarga di Pangandaran

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top